Langsung ke konten utama

1. Pengertian Seni

Kata "seni" adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, walaupun dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konon kabarnya kata seni berasal dari kata "SANI" yang kurang lebih artinya "Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa". Mungkin saya memaknainya dengan keberangkatan orang/ seniaman saat akan membuat karya seni, namun menurut kajian ilimu di eropa mengatakan "ART" (artivisial) yang artinya kurang lebih adalah barang/ atau karya dari sebuah kegiatan. Namun kita tidaka usah mempersoalkan makna ini, karena kenyataannya kalu kita memperdebatkan makna yang seperti ini akan semakain memperkeruh suasana kesenian, biarlah orang memilih yang mana terserah mereka.

Berdasarkan penelitian para ahli menyatakan seni/karya seni sudah ada + sejak 60.000 tahun yang lampau. Bukti ini terdapat pada dinding-dinding gua di Prancis Selatan. Buktinya berupa lukisan yang berupa torehan-torehan pada dinding dengan menggunakan warna yang menggambarkan kehidupan manusia purba. Artefak/bukti ini mengingatkan kita pada lukisan moderen yang penuh ekspresi. Hal ini dapat kita lihat dari kebebaan mengubah bentuk. Satu hal yang membedakan antara karya seni manusia Purba dengan manusia Moderen adalah terletak pada tujuan penciptaannya. Kalau manusia purba membuat karya seni/penanda kebudayaan pada massanya adalah semat-mata hanya untuk kepentingan Sosioreligi, atau manusia purba adalah figure yang masih terkungkung oleh kekuatan-kekuatan di sekitarnya. Sedangkan manusia moderen membuat karya seni/penanda kebudayaan pada massanya digunakan untuk kepuasan pribadinya dan menggambarkan kondisi lingkungannya "mungkin". Dengan kata lain manusia moderen adalah figure yang ingin menemukan hal-hal yang baru dan mempunyai cakrawala berfikir yang lebih luas. Semua bentuk kesenian paa jaman dahulu selalu ditandai dengan kesadaran magis; karena memang demikian awal kebudayaan manusia. Dari kehidupan yang sederhana yang memuja alam sampai pada kesadaran terhadap keberadaan alam

Pada awalnya seni diciptakan untuk kepentingan bersama/milik bersama.karya- karya seni yang ditinggalkan pada masa pra-sejarah digua-gua tidak pernah menunjukan identitas pembuatnya. Demikian pula peninggalan-peninggalan dari masa lalu seperti bangunan atau artefak di mesir kuno, Byzantium, Romawi, India, atau bahkan di Indonesia sendiri. Kalupun toh ada penjelasan tertentu pada artefak tersebut hanya penjelasan yang menyatakan benda/bangunan tersebut di buat untuk siapa". Ini pun hanya ada pada setelah jaman, katanya para ahli arkiologi sich saya sendiri tidak tahu pasti. Kita bisa menyimpulkan kesenian pada jaman sebelum moderen kesenian tidak beraspek individulistis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAH SALAH JURUSAN Hai vroh? apa kabar?, gak kerasa udah 19 tahun aja nih umur ane. hahaha Hari ini ane mau cerita dikit tentang "SALAH JURUSAN PEMBAWA BERKAH" Kok judulnya kayak judul apaan gitu, alay banget -_- Ane pengen berbagi sedikit cerita mengenai 3 semester ini yang rasanya LUAAAAR BIASAA..  Bukan Kuliah Biasa.. haha :D Dulu di SMA ane orangnya agak pendiem, why? because..... haha yaa karena males basa-basi sama orang, taapi kalo udah gile bareng sohib, kagak ketulungan gilanya. haha :D Gak usah terlalu serius ya vroh, kita bawa enjoy aje ceritanye :D Oke dilanjut. Nah karena ane pendiem gara-gara males ngobrol sama orang, akhirnya ane ga terlalu aktif dikelas, aktIf cuman di PASKIBRA aja.. Soalnya temen-temen PASKIBRA itu gile-gile.. hahaaa. Asiiik banget lah pokoknya. Gara-gara PmulASKIBRA ini ane berubah vroh, mulai sering caring sama orang, sesuatu yang ga penting diobrolin, kegiatan maen ke rumah-rumah temen mulai dibiasain tiap ba...
Tahapan-Tahapan Hidupku Pada saat itu tepatnya umurku menginjak 5 tahun 6 bulan. Sampai sekarang aku masih ingat, saat itu di malam hari aku pergi ke pasar malam bersama ayahku, disana banyak sekali permainan yang menyenangkan. Pasar malam itu lokasinya sangat berdekatan dengan sekolah dasar, sejak aku melihat sekolah daasr itu aku ingin sekali cepat-cepat bersekolah disana, karena aku ingin segera memakai pakaian putih merah dengan tas baru dan sepatu. Sepertinya begitu menyenangkan bisa sekolah. beberapa bulan kemudian aku pun didaftarkan sekolah disan, raanya begitu menyenangkan, sangat menyenangkan. hari pertama sekolah, aku senang sekali karena aku bisa bersekolah diumurku yang belum genap 6 tahun, tapi saat itu aku sedih juga karena aku ekolah tidak diantar oleh orangtuaku, karena aku punya adik yang baru lahir jadi ibuku harus mengurus adiku yang baru lahir ini. Tapi rasa sedihku cepat sekali terlupakan karena aku disekolah baru ini bertemu banyak teman-teman baru yang menyena...